Berita Bola Online Sepak Bola Italia Sekarat

Berita Bola Online Sepak Bola Italia Sekarat

Sepak Bola Italia Sekarat

Berita Bola Online Sepak Bola Italia Sekarat – Presiden AS Roma James Pallotta dengan lantang mengatakan bahwa persepakbolaan Italia saat ini sedang mengarah ke titik penghabisan. Meski demikian ia mencoba untuk menghibur diri dengan mengatakan kehadiran pemilik Inter Milan yang baru, Erick Thohir, dianggap dapat membangkitkan keterpurukan Serie A. Dalam wawancaranya dengan media Italia, Pallotta meminta adanya perubahan dari cara menjalankan sebuah kompetisi di persepakbolaan Italia setelah melihat adanya bentuk penolakan dari Serie A yang membuat mereka seakan-akan tertinggal jauh dari para rivalitas di Eropa seperti Inggris, Spanyol dan Jerman. “Sedikit demi sedikit, persepakbolaan Italia seperti kehabisan darah,” keluh Pallotta.

“Nantinya pihak klub Italia akan kesulitan untuk membayar gaji para pemainnya seperti biasanya dan tentu saja tingkat kompetisi yang sudah tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga. Karena saya menganggap mereka terlalu lama dalam sebuah pergerakan dan bahkan hanya bercermin kepada diri sendiri, ketimbang melihat adanya sebuah pergolakan yang menarik di kompetisi luar negeri.” Sebagai salah satu bentuk utama yang terlihat, kompetisi Serie A kini sudah disingkirkan oleh Bundesliga ke peringkat tiga dalam kompetisi paling menarik di Eropa, menurut ranking koefisien UEFA selama lima tahun terakhir, dan bukan tidak mungkin mereka bisa semakin terpuruk lebih dalam lagi. Mungkin hanya keajaiban saja yang mencegah mereka terjungkal di belakang Portugal pada akhir musim ini sementara Prancis, Rusia, Belanda dan Ukraina bisa lebih baik lagi di segi kompetisi ketika Inter Milan meraih trofi Liga Champions sudah tidak menjadi pertimbangan untuk tahun depan.

Bahkan Serie A sudah tidak setangguh dahulu ketika mereka mengirimkan wakilnya sebanyak empat tim di kompetisi elit Eropa seperti yang mewarnai dua tahun lalu, bahkan lama kelamaan mungkin bisa hanya mengirimkan dua wakil, dan itu pun bila kondisi tim tersebut benar-benar baik. “Kami membutuhkan seorang pemimpin baru untuk membangun kompetisi Lega (Serie A), karena kami perlu berimprovisasi lebih banyak lagi. Karena sudah banyak waktu yang terbuang sia-sia,” lanjut Pallotta. “Lihat saja Britania Raya yang berjuang ketat untuk mengembalikan pamor persepakbolaannya dengan memerangi para Hooliganisme, dan apa yang telah dilakukan persepakbolaan Jerman dalam lima tahun terakhir, mereka berevolusi dengan stadion baru dan memperbaiki sistem persepakbolaan mereka.

“Yang pasti negara-negara tetangga mau belajar dan bekerja keras. Itu salah satu poin terpenting. Dan satu hal lagi, tidak ada salahnya bila persepakbolaan Italia mulai menengok investor asing, karena sudah merugi terlalu besar – lima kali lebih kecil dibandingkan persepakbolaan Inggris. Kami membutuhkan orang baru, manajemen baru dan lebih transparansi.” Meski demikian Serie A juga belum terlalu kehilangan pamor di ajang internasional dan pemerhati sepakbola dunia, setidaknya, hal ini terlihat dari seorang investor baru asal Indonesia, Erick Thohir yang berani melakukan gebrakan dengan membeli saham kepemilikan Massimo Moratti sebesar 70 persen. Bahkan dengan lantang Erick Thohir yang juga memiliki beberapa saham di klub Major League Soccer, DC United, memiliki anggapan bahwa tidak dibutuhkan waktu lama untuk membangkitkan persepakbolaan Italia. “Saya yakin Serie A bakal menjadi salah satu kompetisi yang paling disegani di Eropa, bahkan dunia untuk kesekian kalinya,” ungkap Thohir dalam wawancaranya dengan media Italia. “Kami bisa mengatasi Liga Premier, La Liga dan Bundesliga, dan tentunya kompetisi internasional. Berita Bola Online Sepak Bola Italia Sekarat