Bola Online Napoli & Maradona

Napoli & Maradona

Napoli & Maradona

Bola Online – Performa Napoli yang menawan beberapa tahun terakhir dan bagaimana mereka merangsek menjadi salah satu kandidat scudetto terlihat luar biasa bagi sebuah klub yang baru saja kembali ke kasta tertinggi sepakbola Italia baru-baru ini, namun buat klub yang berbasis di kota Naples ini, menjadi klub papan atas bukan merupakan hal baru.

Selama akhir dekade 1980an, di bawah pimpinan superstar Argentina Diego Maradona, Napoli saat itu merupakan klub terbaik di Italia dan merupakan salah satu yang paling ditakuti di Eropa. Saat ini, di bawah  presiden klub Aurelio de Laurentiis, klub yang bermarkas di stadion San Paolo ini mulai mengingatkan para pendukungnya akan masa jaya mereka yang tidak ada yang pernah menyangka akan terulang setelah Maradona pergi. Dan memang, para fans Napoli tetap loyal dan memadati San Paolo tidak peduli di divisi mana klub bermain, dan inilah balasannya. Stadion yang terkenal itu kembali bergemuruh tiap Napoli bermain, seperti pada era Maradona.

Awalnya mereka kembali ke Serie A pada tahun 1965 dan dengan nama baru Societa Sportiva Calcio Napoli – SSC Napoli – mereka hampir saja memenangkan scudetto di dekade berikutnya, berhasil finish di tiga besar beberapa musim. Namun, meskipun saat itu Napoli diperkuat banyak pemain bintang seperti Antonio Juliano, Dino Zoff, Omar Sivori, serta pemegang rekor liga untuk penampilan terbanyak Giuseppe Bruscolotti dalam skuad mereka, klub itu hanya bisa berperan sebagai tokoh figuran dalam drama Serie A dan tidak sanggup menggapai cita-cita mereka untuk menjadi juara. Namun, semuanya berubah pada tahun 1984 dengan kedatangan seorang Diedo Armando Maradona. Klub itu mengalami masalah di berbagai aspek dan melakukan resiko besar dengan menginvestasikan uang 12 juta Euro sebagai dana transfer untuk memboyong Maradona dari Barcelona musim panas itu. Seperti pertaruhan terakhir dari seorang penjudi.

Faktanya menakjubkan, tak kurang dari 90,000 orang berkumpul pada acara perkenalan Maradona di stadion untuk menyaksikan apa yang bisa dia berikan dan mereka tidak akan kecewa. Saat itu ada sebuah surat kabar yang bahkan menulis bahwa meskipun mereka kekurangan “walikota, rumah, sekolah, bus, pekerjaan, dan sanitasi, tidak ada yang penting karena kami punya Maradona.” Dan Maradona menjawab ekspektasi yang luar biasa itu sebagaimana layaknya seorang jawara. Sungguh menakjubkan bagaimana seorang lelaki saja bisa punya pengaruh begitu besar tidak hanya pada tim dan klub yang dibelanya namun juga ke kota Naples dan para warganya. Tapi fenomena inilah yang diciptakan Maradona saat bermain di Italia dan sampai sekarang dia masih berkata bahwa kota Naples akan selalu “menjadi rumah kedua bagiku karena mereka semua orang-orangku dan aku akan selalu mencintai mereka.” Bola Online