judi online sbobet Maxbet Casino online

Daniel Levy Pertahankan Sherwood Untuk Sementara

Daniel Levy Pertahankan Sherwood Untuk Sementara

Daniel Levy Pertahankan Sherwood Untuk Sementara

Pimpinan klub Daniel Levy mengaku sangat senang dengan kinerja awal yang ditunjukan Tim Sherwood. Karena itu ia memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada mantan punggawa mereka itu untuk melanjutkan pekerjaannya hingga evaluasi kembali di akhir musim nanti. Levy mengaku Sherwood bakal mengembalikan kunci kesuksesan dan tradisi yang menyenangkan bagi Tottenham dengan menyodorkan kontrak awal berdurasi 18 bulan kepadanya. Pada awal pekan kemarin merupakan sebuah perjudian besar bagi Tottenham Hotspur, khususnya Daniel Levy, yang memilih Tim Sherwood sebagai salah satu pelatih utama untuk menukangi tim yang sedang bermasalah di tingkat Liga Premier. Tadinya Sherwood hanya didaulat untuk menukangi posisi itu sementara hingga akhir musim mendatang, tetapi presiden klub Tottenham, Daniel Levy, memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada mantan gelandang Blackburn Rovers itu dengan ikatan kontrak hingga musim panas 2015.

Dan salah satu yang menjadi pertanyaan besar, mampukah pelatih berusia 44 tahun itu untuk mengendalikan Tottenham Hotspur sepenuhnya di musim ini, mengingat sebelumnya ia baru memiliki pengalaman melatih di tingkat tim yunior. Bukan main-main bagi Sherwood yang sukses menyingkirkan sejumlah kandidat penting dan beberapa lainnya bahkan sudah mengajukan tawaran untuk membesut tim London utara seperti Louis van Gaal, Fabio Capello, Guus Hiddink dan Frank de Boer yang keseluruhannya dikaitkan hanya untuk menggantikan Andre Villas-Boas, namun Levy sepertinya sudah sangat puas dengan keputusannya menunjuk Tim Sherwood. “Kami sepertinya tidak ingin melakukan penunjukan yang signifikan pada pertengahan musim, namun kami merasa harus memikirkan kepentingan klub di atas segalanya,” tukas Levy.

“Kami memiliki sejumlah komposisi pemain-pemain yang luar biasa dan kami memiliki hutang kepada mereka untuk memperoleh pelatih yang terbaik bagi tim ini dan mengizinkan mereka untuk menikmati perjalanan di musim ini dengan hasil yang menawan. “Kami berada di posisi yang menguntungkan dengan sejumlah talenta yang dimiliki dan kedisipinan dalam diri Tim Sherwood. “Kami yakin dan percaya bahwa Tim memiliki sejumlah pengetahuan dan mampu membawa skuad ini menjadi lebih baik lagi.” Sejumlah pendukung Spurs sepertinya sempat terganggu dengan aksi pemecatan Daniel Levy terhadap Villas-Boas, namun dengan harapan membawa seseorang yang memiliki pengalaman lebih banyak di White Hart Lane setidaknya dapat menghentikan suara-suara sumbang dari suporter-nya.

Bahkan sejak Bill Nicholson mengantar tim tersebut mencatatkan sejarah penting dengan meraih gelar ganda pada kurun 52 tahun lalu, Tottenham selalu dikaitkan dengan permainan menyerang dari segala arah. Bahkan beberapa pendukung Spurs memiliki seorang pahlawan di masa lampau, Ossie Ardiles, Glenn Hoddle dan Jurgen Klinsmann, yang memberikan kontribusi besar untuk klub tersebut. Di era modern mungkin baru Gareth Bale yang sempat menghidupkan peluang Tottenham Hotspur saat penampilan gemilang di atas lapangan pada kurun tiga tahun lalu saat melawan Inter Milan, dan tahun lalu ia juga melakukan hal yang sama dan merupakan pengalaman luar biasa bagi bintang Wales tersebut. Pada musim ini penampilan Spurs mulai melambat dan seperti tidak memiliki gairah dalam sebuauh permainan sepakbola. Mereka hanya mampu mencetak 12 gol dari permainan terbuka di bawah kepemimpinan Villas-Boas pada musim ini.

Sherwood, yang telah bermain untuk Spurs mendekati angka 100 pada era 1999 dan 2003, memiliki metode pelatihan sendiri dengan mengandalkan serangan. Dan permainan impresif ditunjukannya saat membungkam Southampton dengan skor 3-2 di St Mary pada akhir pekan kemarin. Sandro dan Etienne Capoue dicoret dari komposisi XI pemain utama dan memasukan Mousa Dembele, Christian Eriksen, Erik Lamela dan Gylfi Sigurdsson – masing-masing dari mereka memiliki naluri menyerang yang sangat tinggi. Karena itu dukungan yang diberikan oleh Levy diharapkan bisa memotivasi Sherwood untuk bekerja maksimal, mengingat ia enggan untuk menjabat posisi sebagai asisten dari seorang pelatih.