Juan Mata Dan Essien Boleh Pergi Dari Chelsea

Juan Mata Dan Essien Boleh Pergi Dari Chelsea

Juan Mata Dan Essien Boleh Pergi Dari Chelsea

Kegeraman nampak di wajah Juan Mata. Saat ditarik keluar kala mengalahkan Southampton dengan skor 3-0 pada laga awal Tahun Baru beberapa hari lalu, membuat Jose Mourinho menantang balik dengan mempersilahkanya keluar bersama gelandang Michael Essien, jika mereka semua ingin hengkang. Tentu saja ke depannya hal ini sudah tidak nyaman bagi kedua pemain tersebut, walau sempat sukses menekuk Southampton di St Mary, namun hal itu tidak menjadi jaminan lagi bagi Mata untuk merumput lagi. Bahkan dengan tegas gelandang berkebangsaan Spanyol itu tidak bersalaman dengan Mourinho saat ditarik keluar pada menit ke-53 dan ia malahan mengarahkan tangannya ke atas saat menuju ke bangku cadangan. Pemain berusia 25 tahun, yang baru bermain sembilan pertandingan di kancah Liga Premier pada musim ini, sempat ditenangkan oleh Michael Essien, yang kebetulan juga duduk bersebelahan dengannya.

Mourinho mengklaim bahwa reaksi Mata untuk diganti karena ia tidak senang dengan kondisi tersebut – saat kedudukan masih bertahan tanpa gol  kala mantan punggawa Valencia itu ditarik keluar. Mourinho sebenarnya tidak ingin kehilangan Juan Mata di bursa transfer awal tahun ini, namun ia dengan senang hati siap membuka pembicaraan dengan sang pemain, jika memang ia tidak senang dengan kondisi tersebut. “Saya ingin mempertahankannya. Karena memang saya tidak ingin ia pergi begitu saja. Ini merupakan pendapat saya, harapan saya, namun pintu juga selalu terbuka bagi dirinya,” ungkap sang pelatih. “Pintu klub ini selalu terbuka bagi, ketika pemain ingin berbicara kepada kami dan kami menunggu mereka.

“Jika anda bertanya kepada saya apakah kami ingin menjualnya? Maka saya jelas-jelas mengatakan tidak.” Sementara itu masa depan Essien di Stamford Bridge juga penuh dengna keraguan, setelah agennya mencoba memberikan saran terbaik baginya untuk pindah dari klub London tersebut, mengingat situasinya tidak menguntungkan baginya karena jarang dimainkan. Kendati demikian, Mourinho kesekian kalinya menyerukan bahwa mereka ingin mempertahankan para pemainnya, namun ia tidak ingin menghambat karir sang pemain, karena memang tidak dapat memberikan jaminan kepadanya untuk bermain di tim utama. “Saya tidak pernah memberikan tawaran kepada siapa pun juga – tidak dengan Michael, dan tidak dengan yang lain (jaminan untuk bermain),” ungkap pelatih berkebangsaan Portugal.

“Saya memahami bahwa pemain itu tentunya sedang memikirkan nasibnya di tim nasional, dan ajang kejuaraan Piala Dunia yang berada di depan mata dan tentu ingin bermain secara reguler, namun pemain saya tentunya harus berpikir ulang mengenai kepentingan tim di atas individu. Michael mengetahui dengan pasti hal tersebut.” Keputusan Mourinho menarik Mata dan Andre Schurrle dengan Willian dan Oscar, tentu merupakan sebuah keputusan yang bijak. Dan bukan tidak mungkin dalam waktu dekat pintu itu bakal dilalui oleh Essien dan Mata, yang sepertinya juga sudah mentok dengan karirnya di Stamford Bridge dan juga sikap dari sang pelatih.